Langsung ke konten utama

Kau lepas saat ku berharap

Apa yang kau harap dariku?
Lihat aku bentuk lusuh tak terurus.
Namun engkau tiada peduli,meski berulang kali ku katakan.

Dahulu aku tiada percaya,bisa buat mu bahagia.
Aku tak yakin bisa seperti yang kau mau.
Kini selah semua itu ku singkir..
Tapi nyatanya..saat ku berharap,kau lepas.

Tangis ini tanpa air mata..
Senyumpun tak mampu menutupi kesedihan.

Bukan yang pertama,,ini untuk yang kesekian kalinya.
Ketidak adilan dalam sebuah cinta ini telah kurasa berulang kali.
Hingga tiada kecanggungan lagi.
Salahkah aku jika tidak percaya lagi??

Komentar

Postingan populer dari blog ini

puisi untuk ibu

Ibu tercinta  Jalan yang ku tempuh,, Tidak sejauh jalan mu.. Namun..aku pastikan hari yang tersisa,, Untuk memuja mu.. Ibu ku tercinta .. Tiada hari tanpa merindu,, Hari terindah telah berlalu.. Tinggal aku bersama duka ku.. Tiada satupun yang bisa memutar waktu.. Ibu ku tercinta.. Aku kau lahirkan dengan sejuta harapan,, Penuh perjuangan.. Menghadapi banyak tantangan.. Tapi tiada pernah kau ceritakan... Ibu.. Kenapa saat aku membuka mata.. Tapi kau malah menutup mata,, Apa kau lupa... Tentang sebuah harapan yang ada,, Ibu.. Aku rindu,, Aku ingin bertemu..

Smule

https://youtu.be/t2RPyZM8pz0

Maaf ayah

Maaf ayah.. Tiada pernah ku fikir apa yang kau rasa. Minta dan meminta,.tanpa ku ku tau,bagaimana cara mu mendapatkan'nya. Hari ini,,aku telah merasai apa yang kau rasa. Lelah yang tak dapat di katakan. Kau wujudkan impian ku,.kau beri apa yang ku mau. Tapi kini..untuk mendapatkan apa yang ku mau,aku harus berjuang. Bekerja keras,.banting tulang. Keringat bercucuran,basahi seluruh baju ku. Maaf ayah.. Yang ada hanya sebuah sesal.. Sesal yang tiada berarti. Ayah telah pergi tinggalkan aku. Maaf'pun tak sempat terucap. Tangis sedu tak henti.. Yah..dengarkan aku,,atas sesal ku. Maafkan aku yah.. Aku tak sempat membalas jasa2 mu. Kini hanya seuntai do'a kecil,yang slalu ku kirim untuk mu..,di setiap sujud'ku.