Langsung ke konten utama

Lembah duka

Aku terbelenggu disini,,di dalam lembah duka..
Allah menguji silih berganti..tiada henti.
Seakan-akan tak bisa bernafas.
Mana yang tawa..
Mana yang tangis..
Tak dapat lagi dibedakan.

Mungkin aku akan tenggelam dalam lebah duka ini.
Ayah..bunda,,sebesar apakah dosa ku ini.

Andai ku bisa merangkul mu bunda,.takkan ku lepas lagi.
Ingin ku sujud dihadapan mu.,di bawah kaki mu.
Harap..ampunan,mohon do'a Restu.

Ayah..
Kenapa ini terjadi?
Kenapa tidak ayah ajari sebelum ayah pergi..
Bagaimana cara mengarungi lembah duka ini.

Ya Allah..
Hanya aku'kah yang berdosa?
Mana maha pengampun mu?
Mana maha penyayang mu?
Apakah itu tak berlaku buat ku?

Bukankah kami kau campakan ke dunia ini karena dosa.
Karena kami melanggar atas larangan mu.
Kami akui dosa itu dan meminta ampunan mu.
 Keluarkan kami dari lembah duka ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

puisi untuk ibu

Ibu tercinta  Jalan yang ku tempuh,, Tidak sejauh jalan mu.. Namun..aku pastikan hari yang tersisa,, Untuk memuja mu.. Ibu ku tercinta .. Tiada hari tanpa merindu,, Hari terindah telah berlalu.. Tinggal aku bersama duka ku.. Tiada satupun yang bisa memutar waktu.. Ibu ku tercinta.. Aku kau lahirkan dengan sejuta harapan,, Penuh perjuangan.. Menghadapi banyak tantangan.. Tapi tiada pernah kau ceritakan... Ibu.. Kenapa saat aku membuka mata.. Tapi kau malah menutup mata,, Apa kau lupa... Tentang sebuah harapan yang ada,, Ibu.. Aku rindu,, Aku ingin bertemu..

Smule

https://youtu.be/t2RPyZM8pz0

Maaf ayah

Maaf ayah.. Tiada pernah ku fikir apa yang kau rasa. Minta dan meminta,.tanpa ku ku tau,bagaimana cara mu mendapatkan'nya. Hari ini,,aku telah merasai apa yang kau rasa. Lelah yang tak dapat di katakan. Kau wujudkan impian ku,.kau beri apa yang ku mau. Tapi kini..untuk mendapatkan apa yang ku mau,aku harus berjuang. Bekerja keras,.banting tulang. Keringat bercucuran,basahi seluruh baju ku. Maaf ayah.. Yang ada hanya sebuah sesal.. Sesal yang tiada berarti. Ayah telah pergi tinggalkan aku. Maaf'pun tak sempat terucap. Tangis sedu tak henti.. Yah..dengarkan aku,,atas sesal ku. Maafkan aku yah.. Aku tak sempat membalas jasa2 mu. Kini hanya seuntai do'a kecil,yang slalu ku kirim untuk mu..,di setiap sujud'ku.