Langsung ke konten utama

Tak perlu terlihat tinggi

Bu...
Aku tak perlu terlihat tinggi di mata mereka..
Mereka bisa merasa bahwa aku ada,itu sudah lebih dari cukup.
Tak perlu aku dianggap apa atau siapa!

Bu...
Aku slalu merasa sangat kecil,,butuh dan berharap mereka sadar hal itu.
Tapi,..tak masalah jika itu tiada dalam fikiran mereka.
Aku sudah terbiasa begini sejak tiadanya ibu.

Kini aku sudah tumbuh lebih dewasa,dimana aku harus mengubah cara berfikir ku.
Tidak akan mengharap lebih dari mereka,apa'pun hal'nya.
Mereka tak perlu tau seberapa banyak air mata yang aku teteskan.

Aku masih kuat bu..,berjuang untuk bertahan.
Tangis ku bukanlah sebuah kesedihan..
Itu sebuah kerinduan ku padamu bu.
Jika kau tau isi hati ku,jerit tangis ku..
Hampiri aku dalam mimpi ku,,

Bu..,
Anak mu memang telah dewasa,.namun ia membutuhkan kasih sayang mu..sampai akhir hidup'nya.
Kini ibu telah tiada,.aku hanya bisa membayang bayangi dekapan mu kala ku masih kecil.
Tlah lama berlalu..,tapi hangat'nya masih dapat kurasa.

Bu..
Kasih sayang mu bukanlah suatu benda yang dapat hilang atau memudar.
Kasih sayang mu abadi,kekal sampai akhir hayat ku.

Terimakasih atas semua'nya bu..!!

http://m.facebook.com/rinduayahibu
http://m.facebook.com/putraharau.partii

Komentar

Postingan populer dari blog ini

puisi untuk ibu

Ibu tercinta  Jalan yang ku tempuh,, Tidak sejauh jalan mu.. Namun..aku pastikan hari yang tersisa,, Untuk memuja mu.. Ibu ku tercinta .. Tiada hari tanpa merindu,, Hari terindah telah berlalu.. Tinggal aku bersama duka ku.. Tiada satupun yang bisa memutar waktu.. Ibu ku tercinta.. Aku kau lahirkan dengan sejuta harapan,, Penuh perjuangan.. Menghadapi banyak tantangan.. Tapi tiada pernah kau ceritakan... Ibu.. Kenapa saat aku membuka mata.. Tapi kau malah menutup mata,, Apa kau lupa... Tentang sebuah harapan yang ada,, Ibu.. Aku rindu,, Aku ingin bertemu..

Smule

https://youtu.be/t2RPyZM8pz0

Maaf ayah

Maaf ayah.. Tiada pernah ku fikir apa yang kau rasa. Minta dan meminta,.tanpa ku ku tau,bagaimana cara mu mendapatkan'nya. Hari ini,,aku telah merasai apa yang kau rasa. Lelah yang tak dapat di katakan. Kau wujudkan impian ku,.kau beri apa yang ku mau. Tapi kini..untuk mendapatkan apa yang ku mau,aku harus berjuang. Bekerja keras,.banting tulang. Keringat bercucuran,basahi seluruh baju ku. Maaf ayah.. Yang ada hanya sebuah sesal.. Sesal yang tiada berarti. Ayah telah pergi tinggalkan aku. Maaf'pun tak sempat terucap. Tangis sedu tak henti.. Yah..dengarkan aku,,atas sesal ku. Maafkan aku yah.. Aku tak sempat membalas jasa2 mu. Kini hanya seuntai do'a kecil,yang slalu ku kirim untuk mu..,di setiap sujud'ku.