Langsung ke konten utama

Puisi untuk ibu

Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untuk kami
Dua bidadari kecilmu…

Desah mimpimu berlari
mengejar bintang
Berharap kami menjadi mutiara terindahmu
Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi
Ini peran terbaikmu

Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum disetiap perjalanan kami
Mendera doa disetiap detik nafas kami
Ibu… kau berlian dihati kami

Relung hatimu begitu indah
Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Di setiap sholat malammu

Ibu…
Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu
Membopong semua mimpimu dalam pundak kami

Ibu…
Jangan benci kami
jika kami membuatmu menangis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

puisi untuk ibu

Ibu tercinta  Jalan yang ku tempuh,, Tidak sejauh jalan mu.. Namun..aku pastikan hari yang tersisa,, Untuk memuja mu.. Ibu ku tercinta .. Tiada hari tanpa merindu,, Hari terindah telah berlalu.. Tinggal aku bersama duka ku.. Tiada satupun yang bisa memutar waktu.. Ibu ku tercinta.. Aku kau lahirkan dengan sejuta harapan,, Penuh perjuangan.. Menghadapi banyak tantangan.. Tapi tiada pernah kau ceritakan... Ibu.. Kenapa saat aku membuka mata.. Tapi kau malah menutup mata,, Apa kau lupa... Tentang sebuah harapan yang ada,, Ibu.. Aku rindu,, Aku ingin bertemu..

Smule

https://youtu.be/t2RPyZM8pz0

Maaf ayah

Maaf ayah.. Tiada pernah ku fikir apa yang kau rasa. Minta dan meminta,.tanpa ku ku tau,bagaimana cara mu mendapatkan'nya. Hari ini,,aku telah merasai apa yang kau rasa. Lelah yang tak dapat di katakan. Kau wujudkan impian ku,.kau beri apa yang ku mau. Tapi kini..untuk mendapatkan apa yang ku mau,aku harus berjuang. Bekerja keras,.banting tulang. Keringat bercucuran,basahi seluruh baju ku. Maaf ayah.. Yang ada hanya sebuah sesal.. Sesal yang tiada berarti. Ayah telah pergi tinggalkan aku. Maaf'pun tak sempat terucap. Tangis sedu tak henti.. Yah..dengarkan aku,,atas sesal ku. Maafkan aku yah.. Aku tak sempat membalas jasa2 mu. Kini hanya seuntai do'a kecil,yang slalu ku kirim untuk mu..,di setiap sujud'ku.