Langsung ke konten utama

Ibu

Ibu..

Apa setiap cerita'ku terdengar seperti keluhan?
Mungkin!tapi aku hanya ingin cerita..
Sekedar berbagi,walaupun kita tidak lagi bisa saling berhadapan.
Ini bukti bahwa aku slalu menganggap ibu ada 😂😂

Ibu mendengar atau tidak,bukanlah suatu masalah bagi'ku 😞
Aku hanya ingin meluahkan sgala rasa dalam hati❤❤

Ibu..

Walau terkadang hati ini menangis..
Aku slalu mencoba bersabar,bertahan dalam sgala hal.
Di setiap malam'nya,,aku menunggu waktu sunyi.
Dimana aku di temani sabat sejati ku.
Hingga kini aku merasa terbiasa tanpa mereka.
Aku berjuang sendiri untuk hidup dan mati ku.

Tapi itu bukan suatu sesalan,tapi sebuah tantangan dalam hidup ku.
Dimana aku bisa melewati hari hari ku tanpa menyulikan mereka.
Sedikit merasa bangga..masih bisa bertahan hidup.

Buu..

Harap ku,ibu slalu bisa tersenyum di sana
Di tempat kehidupan yang sesungguh'nya.
Kehidupan yang penuh akan keadilan.
Kita pasti bertemu lagi..
Disini,,aku slalu menantikan hari hari itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

puisi untuk ibu

Ibu tercinta  Jalan yang ku tempuh,, Tidak sejauh jalan mu.. Namun..aku pastikan hari yang tersisa,, Untuk memuja mu.. Ibu ku tercinta .. Tiada hari tanpa merindu,, Hari terindah telah berlalu.. Tinggal aku bersama duka ku.. Tiada satupun yang bisa memutar waktu.. Ibu ku tercinta.. Aku kau lahirkan dengan sejuta harapan,, Penuh perjuangan.. Menghadapi banyak tantangan.. Tapi tiada pernah kau ceritakan... Ibu.. Kenapa saat aku membuka mata.. Tapi kau malah menutup mata,, Apa kau lupa... Tentang sebuah harapan yang ada,, Ibu.. Aku rindu,, Aku ingin bertemu..

Smule

https://youtu.be/t2RPyZM8pz0

Maaf ayah

Maaf ayah.. Tiada pernah ku fikir apa yang kau rasa. Minta dan meminta,.tanpa ku ku tau,bagaimana cara mu mendapatkan'nya. Hari ini,,aku telah merasai apa yang kau rasa. Lelah yang tak dapat di katakan. Kau wujudkan impian ku,.kau beri apa yang ku mau. Tapi kini..untuk mendapatkan apa yang ku mau,aku harus berjuang. Bekerja keras,.banting tulang. Keringat bercucuran,basahi seluruh baju ku. Maaf ayah.. Yang ada hanya sebuah sesal.. Sesal yang tiada berarti. Ayah telah pergi tinggalkan aku. Maaf'pun tak sempat terucap. Tangis sedu tak henti.. Yah..dengarkan aku,,atas sesal ku. Maafkan aku yah.. Aku tak sempat membalas jasa2 mu. Kini hanya seuntai do'a kecil,yang slalu ku kirim untuk mu..,di setiap sujud'ku.